Lompat ke isi utama

Berita

Gelar Audiensi, Bawaslu Lampung Utara-DPRD Kabupaten Lampung Utara Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kolaborasi dalam Partisipasi Publik

-

Kotabumi, 21 Mei 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Utara melaksanakan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara di Ruang Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, Kamis (21/5/2026). Audiensi ini digelar dalam rangka penguatan sinergitas pengawasan demokrasi dan kelembagaan Bawaslu Kabupaten Lampung Utara.

Audiensi dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Utara, Putri Intan Sari,S.H.,M.H, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Lampung Utara Dedi Suardi,S.T, beserta jajaran sekretariat.

Sementara itu, kehadiran Bawaslu disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Muhammad Yusrizal, S.T., Wakil Ketua II Dedy Andrianto, S.Pd.Kor.

Dalam paparannya, Ketua Bawaslu menegaskan bahwa Bawaslu tetap aktif menjalankan fungsi pengawasan meskipun berada pada masa non-tahapan pemilu. Kegiatan yang dilakukan meliputi penguatan kelembagaan, pendidikan politik, penyusunan peta kerawanan, hingga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Meski di masa non-tahapan seperti ini Bawaslu masih berperan aktif terhadap proses pengawasan, pencegahan dan pengawasan partisipatif, serta Bawaslu juga membangun kolaborasi dan sinergi antar lembaga” ujar Putri.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Lampung Utara Dedi Suardi menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), termasuk uji petik data pemilih dan pengawasan perubahan status masyarakat menjadi TNI/Polri.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara mengapresiasi paparan yang disampaikan Bawaslu serta menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain memperkuat sinergitas kelembagaan, pertemuan ini sekaligus menjadi forum dialog strategis antara Bawaslu dan anggota DPRD Kabupaten Lmapung Utara. Dalam forum ini, kedua pihak membahas secara konstruktif berbagai isu krusial kepemiluan, khususnya terkait akurasi dan keberlanjutan data pemilih.